Terinspirasi Dari Adegan Film, Seorang Remaja Membunuh Bocah 6 Tahun

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh remaja berusia 15 tahun berinisial NF terhadap bocah 6 tahun berinisial APA menyita perhatian publik. Pasalnya, remaja tersebut mengaku merasa puas setelah membunuh bocah yang tak lain adalah anak tetangganya tersebut. Remaja melakukan pembunuhan tersebut karena mengaku terinspirasi dari adegan pembunuhan film.

Bahkan pelaku sempat membuat status di Facebook terkait dengan aksi kejinya tersebut. Lantas bagaimana kronologinya? Mengapa remaja melakukan pembunuhan terhadap bocah tersebut? Apa motif dibalik kasus pembunuhan tersebut? Apakah ada kemungkinan pelaku mengidap kelainan jiwa? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

NF mengakui adanya hasrat ingin membunuh pada saat melihat korban. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan bagaimana kronologi kejadian tersebut. “Korban dipanggil untuk diambilkan mainan di bak mandi”, ungkap Yusri di Mapolres Jakarta Pusat.
Terinspirasi Dari Adegan Film, Seorang Remaja Membunuh Bocah 6 Tahun
Karena APA merupakan anak dari tetangga NF dan memang sehari-hari terbiasa untuk bermain di rumah NF, bocah malang tersebut menurut saja saat mengikuti ajakan NF.

Sebelum masuk ke dalam bak untuk bermain air, korban melepaskan celananya. Setelah masuk ke dalam bak, bukan kegembiraan yang didapat melainkan penyiksaan lantaran APA ditenggelamkan oleh NF ke dalam bak selama kurang lebih 5 menit. Korban pun akhirnya meregang nyawa.

Agar tidak berteriak, pelaku mengakalinya dengan menyumpal mulut korban menggunakan jarinya. Tindakan ini pun mengakibatkan pendarahan pada mulut korban. Selanjutnya tubuh korban diangkat dan dimasukkan ke dalam ember. Pelaku kemudian menutupi jasad korban menggunakan seprai.

Aksi remaja membunuh seorang bocah ini pun tak berhenti sampai disitu, ia berniat akan membuang mayat korban. Namun keinginan tersebut ia urungkan lantaran takut ketahuan oleh warga, terlebih pelaku tinggal di pemukiman padat penduduk.

Hari berganti malam, setelah remaja melakukan pembunuhan terhadap bocah tersebut, pelaku memindahkan jasad korban dari dalam ember ke dalam lemari kamarnya. Kondisi bocah 6 tahun tersebut terikat dan mulutnya disumpal menggunakan tisu.

Bahkan remaja membunuh seorang bocah tersebut juga mengunggah status di media sosial Facebook. Dikutip dari akun Facebook Noven Anggara, orang yang pertama kali mengunggah hasil screenshoot layar yang menunjukkan status pelaku. Statusnya berbunyi “balita tak bernyawa itu masih di lemari bajuku. banyak warga mencarinya”.

Status NF lainnya pun tak kalah menghebohkan, “malem Jumat tengah malem gini, apa bakal bangun dengan kondisi kayak zombie?”

Kasus remaja melakukan pembunuhan terhadap bocah ini akhirnya terungkap setelah pelaku menyerahkan diri ke Kantor Polsek Metro Tamansari, Jakarta Barat pada Jumat 6/3/2020 pagi. Kepada polisi pelaku mengaku baru saja membunuh seorang anak kecil.

Polisi pun sempat tak percaya dengan pengakuan remaja tersebut, sehingga polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut. Setelah dilakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara, ternyata memang benar terdapat jasad bocah malang di dalam lemari kamar NF.

Kasus remaja membunuh seorang bocah tersebut hingga kini masih menjadi sorotan. Setelah diselidiki rupanya pelaku melakukan aksi pembunuhan tersebut karena terinspirasi dari film horor Slender Man dan Chucky.

Namun Kriminolog Universitas Indonesia Chazizah Gusnita menyatakan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seorang anak melakukan tindak pidana. Berdasarkan teori deliquency, faktor yang dapat memicu anak melakukan tindak pidana antara lain karena orang tua, pola asuh, lingkungan, dan teman sebaya.

Hingga kini polisi masih melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap remaja melakukan pembunuhan bocah tersebut. NF ditempatkan di ruang isolasi poli kesehatan jiwa psikiatri RS Polri Kramat Jati, dan akan menjalani pemeriksaan kejiwaan selama dua minggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat di WhatsApp
Mahendra
Jumlah pesanan 95000.00 IDR
3 hari yang lalu
 
Awwa
Jumlah pesanan 250000.00 IDR
1 minggu yang lalu
 
fransescor
Jumlah pesanan 175000.00 IDR
1 minggu yang lalu
 
Harshanty
Jumlah pesanan 125000.00 IDR
2 minggu yang lalu
 
Andrian
Jumlah pesanan 125000.00 IDR
2 minggu yang lalu