Peran Sosial Media untuk Parpol yang Ingin Maju

Peran Sosial Media untuk Parpol – Kemajuan teknologi dalam mengimplementasikan Sosial Media untuk mendukung keberlangsungan partai politik di Indonesia ini sangat berpengaruh. Era sekarang ini seakan menjadi sebuah konsumsi untuk mengakses social media di kesehariannya.

Jika parpol ingin maju maka harus selalu upgrade terhadap perkembangan Sosmed ini. Pasalnya masyarakat sekarang ini sudah beralih kepada sistem yang membangun parpol secara transparan. Maka dari itu, ulasan tentang peran sosial media untuk parpol yang ingin maju akan menarik untuk disimak.

1. Sebagai sosialisasi visi dan misi lebih cepat


Dengan adanya peran social media, maka penyampaian visi dan misi partai politik terhadap masyarakat semakin cepat. Ini karena media ini memiliki tingkat pengguna yang luar biasa dan memiliki tingkat respon yang sangat cepat.

Beberapa saat kita uploading atau posting saja sudah banyak yang memberikan saran dan kritik atau setidaknya ada like. Apalagi jika ini dimanfaatkan untuk memberitahu kepada masyarakat tentang visi dan misinya.

Visi dan misi dapat dikemas sedemikan cantik sehingga masyarakat dapat menerimanya dan yakin tertarik dengan ajakan tersebut. Namun dalam proses ini membutuhkan kreatifitas dan inovasi yang cukup sehingga daya persuasive yang dilakukan sangat mengena terhadap persepsi publik.

2. Sebagai strategi untuk mengetahui trend public terhadap peta politik pada musim mendatang


Partai politik wajib untuk melakukan riset terhadap trend yang berkembang di masyarakat untuk menghasilkan ide kreatif dalam menarik massa. Ini dapat dilakukan dengan menganalisis tingkat ketertarikan mereka akan kondisi politik di tanah air. Keinginan apa yang ada dalam pikiran beserta suara apa yang dikembangkan sehingga dapat ditampung untuk mendukung langkah penyusunan strategi politik.

Strategi riset politik melalui social media ini harus dilakukan secara berkala agar hasilnya actual dan akurat. Ini jgua dapat dilakukan dengan menggandeng kerjasama dengan lembaga survey yang sering menggunakan social media untuk survey. Jika ini dilakukan secara teratur, maka keberadaan partai politik itu akan bisa tetap seiring dengan perkembangan pola piker masyarakat.

3. Menarik suara sebesar-besarnya untuk calon pemimpin yang diusung pada PEMILU


Dari sekian banyak peran yang diberikan oleh social media untuk partai politik adalah pada saat adanya Pemilu seperti pemilu kepala daerah, pemilu legislative hingga pemilihan presiden. Hampir setiap ada kegiatan tersebut, keberadaan sosmed ini selalu ramai dipenuhi oleh pegiat dan pengamat politik dan aksi responsive dari masyarakat. Ini bak sesuatu yang tak dapat dielakan pada era yang sangat maju ini. Isu yang berkembang tentang pemilu menjadi trending topic paling hangat yang tidak pudar hingga pemilu selesai.

Alasannya adalah momen ini menjadi titik dimana masyarakat turut berjuang melalui partisipasi suara untuk memilih pemimpin dan perwakilannya pada kursi pemerintahan dan legislative. Berpartisipasi dengan dunia ini merupakan cara yang paling mudah untuk berjuang demi memperjuangkan haknya sebagai warga negara yang baik.

Figur yang sudah mempraktikkan peran sosial media untuk parpol yang ingin maju adalah pencalonan delegasi partai politik untuk pemilu adalah Pencalonan Tri Rismaharini sebagai Calon Wali Kota Surabaya dan Ridwan Kamil sebagai Calon Wali Kota Bandung. Mereka telah sukses hingga menuju kursi kepemimpinan pemerintahan. Itu artinya bahwa peran social media di sini sangat luar biasa menarik massa.

4. Sebagai media kampanye Parpol

Peran Sosial Media untuk Parpol
Setiap periode pasti ada masa-masa dimana partai politik melakukan kampanye yang sudah menjadi hak parpol. Pada momen tersebut social media menjadi cara yang mujarab untuk meyakinkan massa agar tertarik memilih partai politik tertentu. Banyak cara dalam hal ini, dari berkampanye dalam bentuk tulisan, gambar hingga video. Semua dilakaukan semata untuk meyakinkan masyarakat agar tertarik memilih partai politik tersebut.

Tidak hanya itu, terkadang ada persepsi yang salah dan harus dihindari oleh partai politik. Kampanye hitam yang sudah sering disebut dengan Black Campaign dapat menjadi faktor yang menghambat, bahkan dapat membuat masyarakat menjadi illfeel Masyarakat kini sudah sangat melek teknologi.

Mereka sudah dapat memiliah dan memilih kampanye yang jujur dan adil. Ini karena sudah lama berpengalaman dengan janji-janji yang sudah banyak tidak berdasar dan kurang logis. Ini harus disikapi dengan jeli dan hati-hati.

5. Sebagai media untuk melakukan social movement


Peran yang satu ini yang menjadi paling trend dilakukan partai tertentu untuk menggalang massa untuk tetap sama dengan idenya. Ada tujuan tertentu dalam hal ini, terkadang partai politik yang berseberangan dengan pemerintah dapat mengumpulkan massa untuk melakukan demonstrasi menyuarakan permasalahan tersebut. Tidak bisa dipungkiri bahwa tidak semua kebijakan yang ada pada pemerintah itu bersih dan berjalan mulus. Terkadang ada permasalahan tertentu yang harus dikritisi.

Sebagai contoh adalah produksi Undang-Undang yang dikeluarkan oleh lembaga pembuat produk tersebut. Jika produk yang diproduksi tidak sesuai dengan kondisi masyarakat yang ada, melalui parol tertentu dapat menyuarakan perbedaan pendapat tersebut hingga didengar oleh pemerintah atau lembaga legislative. Ini merupakan peran sosial media untuk parpol yang ingin maju karena masyarakat perlu didampingi dan mendapat wadah untuk menyuarakan pendapat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat di WhatsApp
Viola
Jumlah pesanan 245000.00 IDR
8 jam yang lalu
 
Trimulyani
Jumlah pesanan 125000.00 IDR
8 jam yang lalu
 
Bunny
Jumlah pesanan 125000.00 IDR
12 jam yang lalu
 
kopi
Jumlah pesanan 245000.00 IDR
1 hari yang lalu
 
Zanwar
Jumlah pesanan 245000.00 IDR
1 hari yang lalu
 
Kenapa bayar lebih kalau bisa kurang?
Gunakan voucher code: IWANTLESS pada saat checkout.
Dan dapatkan potongan harga 10-20%*!
Tetap yang paling aman, berkualitas dan garansi 1 tahun.
*Tingginya potongan diskon dapat berubah setiap saat.