Kenapa Pasangan yang Jarang Pamer Kemesraan di Media Sosial Cenderung Awet Hubungannya?

Setiap hubungan yang dijalankan dengan kemesraan dianggap sangat romantis, sehingga dipercaya membawa keawetan dan langgeng sampai rencana masa depan. Mulai dari hanya beradu pandang sampai jalan bareng akan terasa meletup-letup kalau pasangan sama-sama memberikan kemesraannya .

Tidak jarang kemesraan itu diumbar ke ranah publik, seperti media sosial, sehingga orang lain pun bisa melihat kemesraan pasangan itu. Ya, sekarang sudah di zaman yang di mana sebagian besar anak-anak muda yang masih pacaran mengumbar kehidupan pacarannya di medsos, seperti halnya di Facebook.

Padahal, di antara yang melihatnya, tentu ada para jomblo yang merasa iri dengan hubungan itu. Mungkin tidak hanya itu. Masih ada dampak negatif yang didapat kalau terlalu sering mengumbar kemesraan di ranah publik media sosial, yaitu mengundang komentar negatif, apalagi mereka yang memamerkan hubungannya dengan foto atau video yang tidak tepat atau terlalu berlebihan.

Di balik itu, masih ada juga pasangan yang benar-benar jarang memamerkan kemesraannya di depan umum, meski keduanya memiliki akun medsos Twitter dan sebagainya yang masih aktif. Banyak alasan-alasan kenapa mereka tidak mau hubungannya diumbar ke akun medsos mereka, salah satunya menjaga privasi hubungan mereka.

Kalau ada yang beranggapan pasangan yang jarang memamerkan kemesraannya di medsos hubungannya tidak baik dan semacamnya, tentu tidak sepenuhnya benar. Justru yang hubungannya jarang banget atau tidak pernah di publikasikan ke ruang publik membuat hubungannya tetap kuat dan cenderung awet.

Kok bisa begitu? Baca dulu alasan-alasannya di bawah ini.

1. Tidak ada campur tangan orang lain
Setiap tahunnya, pengguna sosial media semakin banyak saja jumlahnya, sehingga jumlah followers atau teman di akun kamu bisa juga semakin bertambah, apalagi menggunakan jasa tambah followers seperti belifollowers.com untuk berbagai keperluan kamu. Kamu yang punya jumlah pengikutnya banyak, tentu mereka akan melihat semua postingan kemesraanmu bersama pacar.

Kalau sudah begitu, tentu ada yang tertarik dan mau ikut campur tangan di dalam hubunganmu. Semakin banyak orang yang ikut campur tangan, hubungan kalian akan penuh dengan drama, entah itu cemburu, berpikir negatif ke pasangan, atau menjadi semakin tidak percaya.

2. Fokus membangun hubungan bersama
Instagram menjadi salah satu media sosial yang banyak dari penggunanya mengumbar kemesraan bersama pasangannya. Postingan-postingannya yang dilihat oleh pengikutnya tentu akan memberikan berbagai macam komentar, entah itu positif atau negatif. Kamu yang terlalu sering mengumbarnya, apalagi foto atau videonya terlalu berlebihan, tentu akan dicap negatif oleh mereka yang melihatnya.

Kalau sudah berlebihan, biasanya akan ada orang yang menyuruh hubungan itu disudahi saja karena dianggap mengganggu orang lain. Pendapat itu sebenarnya hal yang wajar diberikan. Bukan tanpa alasan mereka mengatakan hal itu, karena segala kegiatan pacaran yang diposting dan terlalu berlebihan tentu akan membuat jengkel sebagian orang yang tidak nyaman dengan foto atau video itu.

Kamu yang tidak suka mengumbarnya di sosial media, pasti akan lebih fokus dalam membangun hubungan bersama dan tidak terpengaruh dengan komentar-komentar orang lain. Jangan sampai waktu dan tenaga kamu terbuang sia-sia hanya unutk mengurusi orang lain yang memberikan komentar jelek padamu.

3. Minim rasa cemburu
Pertengkaran dalam hubungan biasanya terjadi karena ada rasa cemburu. Nah, mengumbar-umbar kegiatan pacaran di media sosial juga bisa mengundang kecemburuan secara tidak langsung. Misalkan ada teman pasanganmu yang selalu memberikan komentar atau reaksi pada postingan hubungan kamu, tentu rasa cemburu muncul, apalagi ditanggapi biasa oleh pasanganmu.

Kamu yang mau menjaga hubungannya tetap awet dan minim rasa cemburu, sebaiknya jangan umbar kemesraanmu di medsos terlalu sering. Sesekali tidak apa-apa kamu mempostingnya, untuk memperlihatkan kamu baik-baik saja bersama pasangan. Tapi jangan sampai terlalu berlebihan dalam mempostingnya.

4. Tidak ada yang mengganggu privasi hubungan kalian
Rasa nyaman dalam menjalani hubungan tentu membuat langgeng dan tahan lama sampai apa yang direncanakan terkabul. Kamu yang jarang atau tidak pernah memamerkan kemesraan di media sosial tentu akan menjadi lebih nyaman, karena tidak ada yang mengganggu privasi kalian.

Kalian yang sudah mengumbarnya ke akun sosmed, secara tidak langsung privasi hubungan kalian akan terusik, sehingga akan ada banyak orang yang bertanya-tanya atau penasaran dengan hubungan kamu.

5. Terlalu berharga buat dipamerkan
Sebagian pasangan yang tidak suka mengumbarnya ke ranah publik menganggap hubungannya tidak perlu menjadi konsumsi publik, cukup hanya mereka saja yang menikmatinya. Dalam artiannya terlalu berharga untuk dipamerkan.

Memang tidak seharusnya menjadi konsumsi publik karena hubungan itu kalian yang menjalankan dan merupakan komitmen kalian berdua untuk menghadapinya bersama-sama.

Kalau kalian lihat di Youtube, tidak jarang Youtuber yang memamerkan kemesraannya ke dunia. Mungkin di anggap orang lain mereka saling mencintai, tapi belum menjamin hubungan mereka bertahan lama. Tidak sedikit dari mereka juga yang mempostingnya hanya untuk mendapatkan keuntungan jumlah like atau penonton saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ed
Jumlah pesanan 0.00 IDR
4 hari yang lalu
 
Teresia
Jumlah pesanan 0.00 IDR
6 hari yang lalu
 
Erick
Jumlah pesanan -75000.00 IDR
1 minggu yang lalu
 
Tati
Jumlah pesanan 95000.00 IDR
1 minggu yang lalu
 
Cindy
Jumlah pesanan 125000.00 IDR
2 minggu yang lalu
 
Kenapa bayar lebih kalau bisa kurang?
Gunakan voucher code: IWANTLESS pada saat checkout.
Dan dapatkan potongan harga 10-20%*!
Tetap yang paling aman, berkualitas dan garansi 1 tahun.
*Tingginya potongan diskon dapat berubah setiap saat.