Hal-hal yang Tidak Seharusnya Anda Posting di Sosial Media

Anak-anak kekinian sudah semakin dituntut untuk menjalani 2 kehidupan, yakni dunia maya dan nyata. Dunia maya menjadi salah satu media untuk netizen yang ingin eksis. Melalui akun sosial media pribadi, seperti Facebook, dengan mudahnya mereka membagikan keseruan aktivitas bersama teman, keluarga, maupun pacar. Tapi, tahukah Anda kalau dalam hal memposting di sosial media sebenarnya tidak seharusnya dibagikan semua halnya ke followers Anda?

Manusia yang dikenal sebagai makhluk sosial bisa berubah menjadi ever social jika sedikit-sedikit Anda posting berbagai macam hal ke sosial media. Memang ada kebanggaan tersendiri ketika membagikan foto atau video apa yang kita lakukan atau miliki melalui akun kita. Tapi, tentu Anda pun juga perlu menjaga privasi Anda sendiri agar kenyamanannya tetap terjaga.

Karena itulah, ada kalanya Anda perlu mempertimbangkan terlebih dahulu kebiasaan-kebiasaan posting ke sosmed di bawah ini.

1. Masalah pribadi

Setiap orang pastinya memiliki masalah, baik itu dalam keluarga, pertemanan, pekerjaan, pacar, maupun yang lainnya. Namun, tidak sedikit pengguna sosial media yang sengaja mengumbar masalah pribadinya ke akun sosmednya. Sudah pasti pengikutnya akan mengetahui duduk perkara permasalahan yang sedang dialami, sehingga semakin banyak orang yang ingin mengetahui lebih jelas masalah yang Anda miliki.

Masih beruntung kalau ada yang mendukung masalah Anda. Tapi bisa saja kenyataannya menjadi sebaliknya jika mereka menganggap Anda terlalu berlebihan sehingga dinilai kampungan atau alay. Mereka pun juga akan menganggap Anda ingin diperhatikan dan haus perhatian orang lain.

Kalau Anda memang memiliki dengan seseorang, ada baiknya Anda menceritakan masalah tersebut ke orang terdekat saja. Lebih bagus lagi kalau Anda langsung membicarakannya ke orang bersangkutan agar masalahnya cepat selesai. Mengumbar masalah pribadi di media sosial tidak akan menyelesaikan masalah, bukan? Yang ada hanya akan menambah suasana masalah menjadi semakin keruh.

2. Foto terlalu mesra

Instagram menjadi salah satu media sosial yang penggunanya tidak jarang mengumbar kemesraan bersama pasangan. Sebenarnya sah-sah saja kalau gaya berpacarannya masih wajar-wajar saja. Tapi kalau foto atau videonya sudah terlalu terlewat mesra atau lebih intim, tentu akan mengundang respon negatif dari pengguna lainnya.

Orang lain akan menganggap Anda terlalu berlebihan memamerkan kemesraan Anda dengan pasangan. Tidak sedikit orang yang akan mencibir Anda yang bahkan kata-katanya bisa sangat kasar. Ada baiknya jika Anda tidak mengumbar kemesraan bersama pasangan karena jadikan saja sebagai privasi Anda. Anda yang terlalu sering memposting foto mesra hanya akan membuat orang risih, apalagi mereka berubah menjadi kepo jika Anda tidak ada lagi postingan dengan pacar.

3. Boarding pass dan paspor

Melakukan perjalanan ke luar negeri sudah pasti menggunakan pesawat, meskipun ke luar kota tidak jarang ada yang memakainya agar lebih cepat sampai. Berlibur memang sangat menyenangkan, menikmati suasana yang berbeda dari tempat Anda tinggali biasanya, menambah wawasan baru, mencicipi kulinernya dan sebagainya. Tapi, liburan Anda bisa berantakan jika terlalu sembarangan memposting boarding pass dan paspor di medsos.

Tidak jarang orang yang akan melakukan perjalanan traveling memakai pesawat mengunggah terlebih dahulu boarding pass dan paspor ke akun sosmednya. Padahal di dalam boarding pass maupun paspor Anda berisikan identitas Anda yang sangat penting Anda jaga. Jika mempostingnya sembarangan, maka orang lain bisa saja berbuat jahat dengan memakai identitas Anda.

Teknologi yang sudah canggih membuat identitas siapa pun bisa diambil orang yang tidak bertanggung jawab. Kalau memang Anda tetap ingin mempostingnya, ada baiknya menutup identitas Anda dengan fitur Marker. Dengan begitu, tulisan tersebut tidak akan terbaca oleh orang lain.

4. Foto dengan geotag

GPS membuat kita semakin mudah mencari tempat yang ingin kita tuju. Hanya memasukan nama tempatnya saja, maka kita dapat mengetahui arah jalannya dengan pasti. Namun, terkadang kita tidak menyadari kalau GPS bisa mengundang bahaya bagi pemakai sosial media. Saat Anda ingin mengunggah sebuah foto atau video dengan mencantumkan koordinat GPS Anda, maka orang jahat bisa dengan mudah melacak keberadaan Anda.

Tidak banyak yang memikirkannya karena menganggap hal tersebut tidak akan mungkin terjadi. Tapi, ternyata sudah banyak kasus di luar sana yang penggunanya mengalami kejadian yang tidak menyenangkan akibat mengaktifkan GPS saat akan upload foto maupun video ke sosial media.

Contohnya saja beberapa waktu lalu di daerah Spanyol. Seorang pengguna Twitter diculik di salah satu hotel hanya karena memberikan titik koordinatnya di unggahan terakhirnya. Agar kejadian tersebut tidak terjadi pada Anda, sebaiknya Anda hindari menyalakan GPS saat akan mengunggah apapun di akun sosmed Anda.

Ada baiknya Anda jangan terlalu sering memposting hal-hal yang memancing nilai negatif dari orang lain. Gunakan sosmed untuk berbagai keseruan agar bisa menghibur orang-orang yang bosan seperti mengupload video lucu ke Youtube. Tapi ingat, pilih konten yang bermanfaat dan jangan sembarangan memilih konten negatif.

Jangan lupa juga Anda gunakan jasa belifollowers.com agar jumlah pengikut Anda bertambah banyak dengan cepat. Cara ini sangat efektif jika Anda sedang mencari konsumen untuk jualan online Anda di sosial media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

fahmi
Jumlah pesanan 0.00 IDR
1 hari yang lalu
 
top
Jumlah pesanan 0.00 IDR
2 hari yang lalu
 
Fatah
Jumlah pesanan 125000.00 IDR
2 hari yang lalu
 
Ihsan
Jumlah pesanan 157500.00 IDR
4 hari yang lalu
 
Nico
Jumlah pesanan 125000.00 IDR
4 hari yang lalu
 
Kenapa bayar lebih kalau bisa kurang?
Gunakan voucher code: IWANTLESS pada saat checkout.
Dan dapatkan potongan harga 10-20%*!
Tetap yang paling aman, berkualitas dan garansi 1 tahun.
*Tingginya potongan diskon dapat berubah setiap saat.